Ciri-Ciri Zuhud / Tanda-Tanda Zuhud Menurut Imam Al-Gazali

Salam sejahtera bagi teman-teman admin semua yang sudi mampir di blog kami, disini saya akan memberitahukan ciri atau tanda orang zuhud, Nabi Muhammad saw  telah mencontohkan perilaku zuhud. Nabi saw  menjauhi kemewahan dunia baik sebelum maupun sesudah diangkat menjadi rasul. Nabi Muhammad saw. menghabiskan waktunya untuk beribadah kepada Allah swt.

Aisyah r.a. menjelaskan bahwa Rasulullah menunaikan shalat malam hingga kakinya bengkak. Padahal kita mengetahui bahwa Nabi Muhammad saw. telah mendapat jaminan masuk surga. Jaminan tersebut tidak menyebabkan beliau enggan beribadah. Nabi Muhammad saw. sangat bersyukur terhadap jaminan tersebut dan memperbanyak ibadah sebagai wujud rasa syukur kepada-Nya.
Menurut Imam al-Gazali ada tiga ciri sifat zuhud, Ciri-ciri tersebut sebagai berikut :

1.     Tidak terlalu senang jika memiliki sesuatu dan tidak bersedih ketika kehilangannya. Ia akan bersikap biasa ketika mendapat sesuatu dan sikap itu pula yang ditunjukkan ketika kehilangan sesuatu. Misalnya, seseorang diberikan suatu jabatan. Dia tidak terlalu gembira, sebaliknya jika jabatan itu hilang dia tidak merasa sedih.
2.    Menganggap sama antara pujian dan celaan. Jadi, orang yang memiliki sifat zuhud tidak sombong dan angkuh ketika dia dipuji. Mereka tidak pula merasa sedih dan terhina ketika dicela orang lain. Ia bersyukur ketika mendapat pujian dan tetap rendah hati serta tidak bersedih ketika dicela. Seorang zuhud menganggap sama antara pujian dan celaan.
3.    Hati orang zuhud dipenuhi dengan kecintaan kepada Allah, namun masih memiliki kecintaan kepada dunia. Cinta kepada Allah dan cinta kepada dunia tersebut ibarat air dan udara dalam gelas. Jika air dimasukkan ke dalam gelas, udara akan keluar. Begitu pula sebaliknya jika udara ditiupkan, air akan keluar. Air dan udara tidak mungkin dapat disatukan. Seseorang yang menyibukkan hatinya kepada Allah swt., hal-hal yang selain Dia tidak akan mendapatkan tempat. Hatinya telah dipenuhi oleh kecintaan kepada Allah swt. sehingga harta dan dunia tidak lagi mendapat tempat. Harta dan dunia tidak dimasukkan ke dalam hati. Oleh karena itu, harta dan dunia tidak dapat mempengaruhi kecintaan orang zuhud kepada Allah swt. Seorang zuhud menganggap sama antara pujian dan celaan.

Itulah ciri-ciri atau tanda-tanda zuhud menurut imam al-Gozali, mudah-mudahan setelah mengetahui ciri atau tanda zuhud, kita dapat menerapkan dalam diri kita sediri, sehingga kita dapat mendekatkan diri kepada Allah amin…

0 Response to "Ciri-Ciri Zuhud / Tanda-Tanda Zuhud Menurut Imam Al-Gazali"

Post a Comment